Harr Prawira

Dunia Dalam Blog

Cara Memperbaiki VGA Artefak / Artifak

Komputer > Tips & Tutorial Komputer > Cara Memperbaiki VGA Artefak / Artifak

Beberapa hari yang lalu dengan iseng saya melihat-lihat iklan di sebuah situs penjualan online, saya terpaku pada sebuah iklan yang menjual VGA Artefak. Yang membuat saya tertarik adalah karena tipe VGA tersebut sama dengan yang saya punya yakni GTS 250. Bedanya, GTS 250 yang saya punya yakni versi 1GB dengan memakai dual fan, dan yang dijual pada iklan versi 512MB single fan.

Karena GTS 250 yang saya punya memiliki masalah pada kipas Fan yang mati, maka saya berniat untuk membeli VGA GTS 250 yang artefak tersebut dengan mahar satu lembar uang biru. (Lumayan bisa dipakai Fan nya, pikir hati saya…)

Skip…skip….skip…Akhirnya VGA artefak tersebut sudah menjadi hak milik saya, namun karena memang saya orang nya penasaran terhadap suatu hal, maka saya kepikiran untuk iseng memperbaiki VGA tersebut dibanding jika hanya memanfaatkan Fan nya saja. Iseng-iseng berhadiah, pikir hati saya lagi hehehe…

gts-250-artefak gts-250-artefak

Dengan bermodal pengalaman yang lalu-lalu, saya mulai dengan membongkar Heatshink Fan yang ada pada VGA tersebut hingga tersisa hanya board VGA nya saja…

bongkar-gts-250

Sebenarnya cara yang saya terapkan ini sedikit ekstrim, namun sudah banyak yang melakukan diluaran sana, termasuk saya pun pernah melakukan cara ini terhadap Motherboard lama saya yang pernah mengalami overheat, dan itu BERHASIL….

Cara yang saya maksud ekstrim tersebut adalah dengan mencuci board dengan menggunakan Air sabun lalu mengeringkannya hingga benar-benar kering.

Attention! :

  • Metode ini intinya adalah membersihkan seluruh komponen yang ada pada board, termasuk membersihkan kotoran dan korosi pada kaki-kaki komponen tersebut.
  • Aman atau tidaknya metode ini tergantung pada proses pengeringan, pastikan seluruh komponen benar-benar kering terlebih dahulu sebelum melakukan pemasangan, dan insyaallah 99% AMAN.
  • Tidak semua kerusakan berhasil dengan metode ini, sehingga dibutuhkan pula keberuntungan ^^.
  • Penulis tidak bertanggungjawab atas segala kerugian yang dialami sobat pembaca bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelah melakukan metode ini.

Baiklah langsung saja kita melakukan proses pembersihan board..setelah VGA dibongkar maka rendam Board VGA didalam ember yang telah diisi dengan air dan detergen rinso. Celupkan board hingga seluruh bagian terendam.

memperbaiki-gts-250-artefak memperbaiki-gts-250-artefak

Setelah kurang lebih 15 menit, bersihkan seluruh bagian board dengan cara menggosok dengan sikat gigi halus hingga benar-benar bersih.

memperbaiki-gts-250-artefak

Selanjutnya bilas dengan air bersih yang mengalir.

memperbaiki-gts-250-artefak memperbaiki-gts-250-artefak

Lakukan pembersihan pula pada heatshink Fan VGA dengan cara yang sama. Sebelumnya lepas terlebih dahulu Fan dari heatshink nya karena jika terkena air maka Fan akan mengalami kerusakan.

memperbaiki-gts-250-artefak

Setelah dilakukan pembersihan dan pembilasan, saatnya untuk melakukan pengeringan. Disini penulis melakukan pengeringan dengan menggunakan Hair Dryer (Pengering rambut). Namun bila sobat pembaca tidak memiliki alat itu, dapat dilakukan dengan cara menjemur di bawah sinar matahari yang terik. (Harap bersabar, karena proses pengeringan dengan cara dijemur akan memakan waktu hingga benar-benar kering ^^).

Selama proses pengeringan, sesekali lakukan hentakan kebawah agar air yang masuk kedalam port-port VGA, DVI, dan HDMI dapat keluar.

Penting : Lakukan pemanasan dengan Hair Dryer atau Hot Gun pada bagian chipset VGA serta chip berwarna hitam kotak yang mengelilingi chipset VGA.

memperbaiki-gts-250-artefak memperbaiki-gts-250-artefak

Setelah dipastikan seluruh komponen benar-benar kering, pasang kembali heatshink fan pada board VGA. (Berikan thermal paste pada permukaan chipset VGA sebelum memasang heatshink fan).

Akhirnya setelah semua terpasang kembali pada board VGA, sekarang saatnya melakukan pengetesan pada PC. Dengan berharap dan berdoa (semoga keberuntungan memihak kepadaku ^^), dan TARAAAA….. VGA Card berjalan dengan semestinya.. Alhamdulillah..

memperbaiki-gts-250-artefak memperbaiki-gts-250-artefak memperbaiki-gts-250-artefak

Dan disini ane berterima kasih kepada penjual yang telah menjual VGA nya kepada saya. 😀

Setelah vga sudah berjalan normal, maka saatnya untuk melakukan pengetesan sekaligus penyiksaan terhadap VGA ini 😀

Pengetesan dilakukan dengan Proses Benchmarking dan dilanjutkan Stability Test dengan Xtreme Burning Mode. Software yang digunakan yakni FurMark.

Hasil Benchmarking menunjukkan score 4316 pada resolusi 1280×1024 dan None MSAA.

gts-250-gpuz gts-250-benchmark

Kemudian pada saat dilakukan Stability Test dengan mode Xtreme Burning pada resolusi 512×512 dan None MSAA dengan durasi kurang lebih setengah jam menunjukkan suhu tertinggi yakni 87° C dan suhu terendah pada 52° C.

gts-250-stability-test gts-250-stability-test

Pada pengetesan ini, VGA card tidak menunjukkan tanda-tanda artefak ataupun freeze. Berbeda dengan sebelum dilakukan pembersihan, VGA menampilkan artefak berupa garis-garis pada layar dan hanya bertahan beberapa saat sampai akhirnya layar mengalami blank. (Disini saya mohon maaf karena tidak ada dokumentasi foto tampilan pada saat VGA artefak, maklum terlalu semangat jadi lupa dokumentasiin ^^).

Finally, saya menggunakan VGA Card ini pada PC saya untuk melihat kemampuan dan kondisinya. Dan sampai tulisan ini dibuat VGA masih berjalan normal sampai sekarang. Namun bila terjadi artefak lagi dikemudian hari pun akan saya update tulisan ini.

Sekian dan terima kasih atas waktu yang disediakan sobat pembaca untuk sekedar melihat tulisan ini, semoga bermanfaat  dan jangan lupa share tulisan ini ya.. ^^

Komentar
Bagikan ini:

The Author

Harr Prawira

Hanya orang biasa yang hobi dalam hal Komputer, Teknologi, dan Otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Harr Prawira © 2017